Pages

Daftar Pustaka

Daftar pustaka, atau sering disebut bibliografi, jelas sangat penting untuk tulisan ilmiah. Jika tidak menyertakan daftar pustaka dalam karya tulis ilmiah, tentu tulisan kita dianggap tidak memenuhi kriteria tulisan ilmiah.
Ada banyak model penulisan daftar pustaka, Namun ada dua format penulisan daftar pustaka paling populer saat ini : 
1. APA (American Psychological Association) Style 
2. MLA (Modern Language Association) Style.


Umumnya APA digunakan pada karya ilmiah berkenaan dengan social sciences, sedangkan MLA digunakan pada karya ilmiah yang berhubungan dengan the liberal arts and humanities.

Contoh Format Penulisan Daftar Pustaka Buku APA

  • Author, A. A. (Year of publication). Title of work: Capital letter also for subtitle. Location: Publisher.
  • Calfee, R. C., & Valencia, R. R. (1991). APA guide to preparing manuscripts for journal publication. Washington, DC: American Psychological Association.
  • Quinn, G. (2001). The learner's dictionary of today's Indonesian. St Leonards, NSW, Australia: Allen & Unwin.
Contoh Format Penulisan Daftar Pustaka Buku MLA

  • Lastname, Firstname. Title of Book. City of Publication: Publisher, Year of Publication. Medium of Publication.
  • Gleick, James. Chaos: Making a New Science. New York: Penguin, 1987. Print.
  • Quinn, George. The learner's dictionary of today's Indonesian. St Leonards, NSW, Australia: Allen & Unwin, 2001. Print.
Sumber: http://www.englishindo.com/2011/11/cara-menulis-daftar-pustaka-dari.html


10 Daftar pustaka menurut Sumbernya:

ABSTRAK

DEFINISI
Pengertian umum abstrak merupakan penyajian singkat mengenai isi tulisan sehingga pada tulisan, ia menjadi bagian tersendiri. Abstrak berfungsi untuk menjelaskan secara singkat kepada pembaca.
Sedangkan pengertian khusus abstrak adalah sesuatu yang dilihat tidak mengacu kepada obyek atau peristiwa khusus. Abstraksi menyajikan secara simbolis atau secara konseptual serta secara imajinatif sesuaru yang tidak dialami secara langsung.
Jadi abstrak adalah kata yang menunjukan kepada sifat, keadaan dan kegiatan yang dilepas dari objek tertentu. Pemahaman akan pengertian abstrak sepertinya masih dianggap sebagai suatu yang sulit bahkan tak teraplikasi. Sebagaimana tertera di atas, suatu perikatan adalah suatu pengertian abstrak (dalam arti tidak dapat dilihat dengan mata), maka suatu perjanjian adalah suatu peristiwa atau kejadian yang konkret. Misalnya : Perjanjian jual beli

FUNGSI ABSTRAK
Fungsi abstrak adalah untuk memberikan informasi kepada masyarakat perihal hasil penelitian yang telah dibuat. Uraian yang hanya satu halaman tersebut memudahkan abstrak dimasukkan dalam jaringan internet.

Kerangka Karangan

Kerangka karangan adalah rencana penulisan yang memuat garis-garis besar dari suatu karangan 
yang akan ditulis, dan merupakan rangkaian ide-ide yang disusun secara sistematis, logis, jelas, 
terstruktur, dan teratur.
Kerangka karangan dibuat untuk mempermudah penulisan agar tetap terarah dan tidak keluar dari topik
atau tema yang dituju. Pembuatan kerangka karangan ini sangat penting, terutama bagi penulis pemula,
agar tulisan tidak kaku dan penulis tidak bingung dalam melanjutkan tulisannya.

Kerangka Karangan yang Baik

1.       Untuk menyusun karangan secara teratur.
2.       Mempermudah pembahasan tulisan.
3.       Menghindari penggarapan sebuah topik sampai dua kali atau lebih.
4.       Memudahkan penulis mencari materi tambahan.
5.       Menjamin penulis bersifat konseptual, menyeluruh, dan terarah.
6.       Memudahkan penulis mencapai klimaks yang berbeda-beda.

Manfaat Kerangka Karangan

Kalimat Efektif dan Turunan

KALIMAT TURUNAN

Dalam kajian bahasa dibedakan unsur bahasa yang sederhana dan unsur yang kompleks. Dalam morfologi terdapat kata sebagai objek kajian morfologi yang memiliki sifat yang demikian itu yang disebut sebagai kata dasar atau kata turunan. Kata Dasar merupakan dasar pembentukan kata turunan, kata turunan merupakan bentukan dari kata dasar.

Begitu pula dalam sintaksis. Kalimat sebagai objek kajian sintaksis juga dibedakan atas kalimat dasar dan kalimat turunan, kalimat tunggal dan kalimat majemuk. Kalimat turunan mencakupi turunan tunggal dan kalimat turunan majemuk. Kalimat turunan tunggal merupakan kalimat kompleks yang terdiri atas satu klausa, sedangkan kalimat majemuk merupakan kalimat kompleks yang terdiri atas dua klausa atau lebih. Jadi istilah dasar dan turunan dilihat dari peranan dalam pembentukan.

Kalimat efektif adalah kalimat