Pages

Kerangka Karangan

Kerangka karangan adalah rencana penulisan yang memuat garis-garis besar dari suatu karangan 
yang akan ditulis, dan merupakan rangkaian ide-ide yang disusun secara sistematis, logis, jelas, 
terstruktur, dan teratur.
Kerangka karangan dibuat untuk mempermudah penulisan agar tetap terarah dan tidak keluar dari topik
atau tema yang dituju. Pembuatan kerangka karangan ini sangat penting, terutama bagi penulis pemula,
agar tulisan tidak kaku dan penulis tidak bingung dalam melanjutkan tulisannya.

Kerangka Karangan yang Baik

1.       Untuk menyusun karangan secara teratur.
2.       Mempermudah pembahasan tulisan.
3.       Menghindari penggarapan sebuah topik sampai dua kali atau lebih.
4.       Memudahkan penulis mencari materi tambahan.
5.       Menjamin penulis bersifat konseptual, menyeluruh, dan terarah.
6.       Memudahkan penulis mencapai klimaks yang berbeda-beda.

Manfaat Kerangka Karangan
Dengan adanya kerangka karangan tsb, dapat memudahkan penulis dalam mambuat tulisannya sesuai 
butir-butir bahasan, sehingga karangan tersebut dapat diteliti, dianalisi, dan dipertimbangkan secara
menyeluruh dengan mudah.


1.       Pengungkapan maksudnya harus jelas.
2.       Tiap unit dalam kerangka karangan hanya mengandung satu gagasan.
3.       Pokok-pokok dalam kerangka karangan harus disusun secara logis.
4.       Harus menggunakan pasangan simbol yang konsisten.

Contoh kerangka karangan:
Topik               : Banjir.
Tujuan            : Untuk mengetahui penyebab dan dampak banjir.
Tema               : Banjir di Indonesia.
1.      Banjir yang terjadi di Indonesia

1.1. Banjir di Pulau Jawa

1.1.1.      Banjir di DKI Jakarta

1.1.2.      Banjir di Jatiwaringin Pondok Gede

1.2. Banjir di luar Pulau Jawa

1.2.1.      Banjir di Menado

1.2.2.      Banjir di Padang
2.      Penyebab Banjir di Indonesia

2.1. Faktor Alam

2.1.1        Cuaca yang Extrim

2.1.2        Banjir Kiriman

2.2. Kelalaian Manusia

2.2.1        Penebangan Hutan

2.2.2        Membuang Sampah Sembarang

2.2.3        Tanah Resapan Air Berkurang

2.2.4        Pendangkalan Sungai
3.      Dampak yang timbul akibat Banjir

3.1. Timbulnya Penyakit

3.2. Mematikan Usaha

3.3. Kerugian Administrasi
 4.      Menanggulangi Dampak Banjir

4.1  Penjagaan Area Resapan Air

4.2  Proyek Pengerukan Sungai

4.3  Reboisasi Hutan Gundul Go Green


No comments: